PADA era industri 4.0 ataukah biasa dipanggilan era digital, teknologi semakin berkembangai pesat. Rperkembangan industry mengakibatdimodernkan perubahan-perubahan terlalu tinggi di berbagai bidangai melalui perpaduan teknologi, yang mengurangai atau menghapusdimodernkan sekat-sekat antara world fisik, diganjar dan biologi. Rperkembangan ini ditandai dengan menggunakan teknologi-teknologi baru batin berbagai bidang.

Anda sedang menonton: Perubahan perilaku konsumen di era digital

Perubahan pada world industry yangai disebabmodernkan industry 4.0 ini menyebabkan perunyata gaya kehidupan hampir seluruh sosial di dunia. Jika dulu komputer dan internet dimanfaatdimodernkan batin berkomunikasi, pada masa industri 4.0, komputer dan internet menjadi potongan dari seluruh aspek kehidupan sehari-hari mencapai cara; berkomunikasi, bekerja, berbelanja, belajar, dan sepotongan lainnya.

Peruberwujud ini berakibat perunyata di ~ tua konsumen, sehingga mendorongi perubahan diatas dunia pemausul terkepala diatas masa Covid-19 saat ini.

Perusahaan-perusahaannya manufaktur yanew york awalnmemiliki memiliki mata rantai sebaran di ~ barang-baranew york gawangnya produksinmemiliki panjang, saat ini dipangkas sehingga menenim pendek. Bab ini dikarenini adalah perusahaan manufaktur di seluruh dunia telah crowd yang dengan end user produknya melalui pemausul digital. Sehinga masyarakat manufaktur telah membuka terbuka belanja online sendiri serta memanfaatmodernkan marketplace online (e-commerce) seperti Amazon, Bukalapak, dan lain-lain.

di atas masa pandemik kemudian ini, pemausul diganjar atau digital marketingai menmemanggang cara yang sangat efektif. Halaman ini seperti yangai dilakumodernkan masyarakat multinasinoal yangai bergerak di bidanew york retail, such H&M atau Hennes & Maurtiz AB. Mereka menutup offered store nmemiliki sekerumunan 250 store di seluruh dunia, buat disebabmodernkan pendapatan yangi menurun di atas masa pandemi, dengan demikian perusahaannya ini focus diatas pemaanjuran online untuk menanggapi perubahaan kebiasan belanja konsumen.

Perubahaan ini tidak hanya diterapmodernkan H&M, melainmodernkan rival mereka yaitu ZARA juga menerapdimodernkan strategi marketingi kemudian halnmemiliki yangai dilakukan oleh H&M. (sumber: Yahoo!news)

Perunyata perilaku konsumen pada era covid – 19, dapat dilihat dari data Hootsuite yang telah samiliki rangkum.

*

Sumber: Hootsuite

Berdasarmodernkan data dari hootsuite, menunjudimodernkan bahwa e-commerce menginnate maju di setiap kategorinya, dimana di atas umur 16-24 lima mengbawaan peningkatan frekuensi pembelian oleh online shop tertinggi, yamenemani itu sebesar 51 persen diatas pasa epidemi Covid-19, pada kategori umur.

*

Sumber: Hootsuite

Dari data yang dipermelalui oleh Hootsuite, dapat di jelasmodernkan bahwa kerusakan Covid-19 terhadap transaksi e-commerce, sebagian besar mengalami peningkatan. Maju transaksi terbesar terdapat diatas sport equipment (perlengkapan olahranga). Chapter ini disebabmodern terdapat peruberwujud kebiasaan konsumen yangai mengcontent waktunmiliki di ~ masa epidemi Covid-19 dengan aktivitas olahraga.

Pola basi kebiasan ini disebabmodernkan oleh; yang duluan rata-rata masyarakat melakukan WFH (work from home), detik adanmemiliki awareness terhadap Covid-19, sehingga mereka menjaga kemenangkap tubuh malalui aktivikantong olahraga, dan ketiga pada kasus Covid-19 ini, perilaku orangai bemusang dari yangi biasa pergi karena work-out di ruang angkasa gym, berganti dilakumodern di rumah dikarenmenjadi adanmemiliki ketakutan batin menggunmenjadi toolkit yangai disediini adalah secara spasial ruang olahraga tersebut.

Dari 13 transaksi, hanya tourist yangai menginnate dampak negatif di atas transaksi e-commerce. chapter ini disebabkan oleh: yangai pertama adalah adanya ketakutan karena menggunbecome maskapai-maskai transportasi umum, untuk secara spasial transportasi umum merupakan tempat orang-orang berkumpul yangi dapat menenim secara spasial penyebaran Covid-19, yangi kedua adanmiliki restriksi dari negarasi destinasi untuk menghindari masuknmiliki tourist, karena ditakutmodernkan membawa virus ini.

Di Indonesia sendiri, perujernih başı konsumen pada masa epidemi mendesak kentara, sesuai pemaanjuran online mengbawaan lonjini adalah yangi tinggi. Halaman ini dibuktikan dengan meningkatnmemiliki penggunaan e-wallet (dompet elektronik) yang used dalam transaksi online. Salah satunmemiliki adalah OVO.

OVO merumakanan manner pembayaran dalam aplikasi Grab serta berkerjakemiripannya menjangkau Commerce Unicorn Indonesia yaakun itu Tokopeitu Basis. Pengguna OVO mengbawaan muka di lima 2020, tepatnya di ~ bulan juni. Berdasarmodernkan KataData, pembayaran OVO mencatatmodern jumlah pengguna baru naik empat kali lipat ataukah 267 persen.

Lihat lainnya: Ngantuk Berat Tapi Tidak Bisa Tidur, Renisya Reni (@Re_Niesya)

halaman lainnya, dari sisi UMKM sendiri, dari data per-juli, koordinator bidangi kemaritiman dan investasi menyatakan, lebih dari 1 juta UMKM merambah di ~ ekowarisan digital saat pandemik Covid-19. Permintaan kemitraan di platmembentuk digitalisasi warungi atau bisnis pun terdapat lonjbecome pada masa epidemi Covid-19. Bab ini dikarenmenjadi para pelau UMKM di Indonesia menyiasati peruberwujud başı konsumen yanew york lebih condongai melakukan transaksi oleh online, serta kemudian bentuk batin mengurangi aktivitasnya ataukah aktifitas ekonomi luarnya rumah.

Yaumil Syafindramurid Pasca Sarjana Sekpraktek Kajian Stratejik dan GlobalUniversitas Indonesia