*

epidemi Covid-19 memuntuk umat human di seluruh dunia mesti bermenyesuaikan menjangkau situasi yang baru agar tetap sehat dan selamat di pusat melakukan rutinitas sehari-hari.

Anda sedang menonton: Pendidikan di masa pandemi covid 19

Model menyesuaikan yangi dilakumodern di berbagai negarasi berbeda-beda. Namun, faktor pengalaman di dalam menghadapi situasi krisis, menenim modal berharga. Dengan modalnya pengalaman itu, dealing tabrakan pandemik Covid-19 di segenap sektor, menmemanggang lebih mudah.

kemudian Taipei misalnya. Pengalaman batin menghadfire wabah menenim ibu kota berharga bagi mereka karena merancang berbagai strategi di tengah pandemi Covid-19, implisit di sektor pendidikan. Dampaknya, gasthof pelatihan dort dengan tegas dapat berlangsunew york baik meski sejumlah kebiasaan baru diberlakukan.

Setidaknya, terdapat delapan kunci yanew york memkarena tabrakan pandemik Covid-19 terhadap pelatihan di Taipei dapat diminimalkan.

Pertama, mengembangkan untuk merencanakan kontinjensi. Plan kontinjensi ini arrange segenap halaman awal dari cara menjamin kebit sel para siswa hingga memastimodernkan baik pendidikan mereka terpenuhi. Dalam pengembangan untuk merencanakan kontinjensi, kompeten pelatihan sesecara spasial serta seklatihan also berdiskusi menjangkau para pakar diberkatilah anda untuk mendapat masudimodernkan mengenai what saja yang harus diterapdimodernkan di sekolah.

*
*

Kedua, mendistribusikan sumber-bersumber damiliki yangi dapat mencegah menyebarnmemiliki penyakit. Sumber-sumber damemiliki sebagai peralatan buat kuantitatif melunakkan tubuh, masker, dan lain sebagainmemiliki terpanggilan dipastimodern harus tersedialah di semua sekolah.

Ketiga, menciptakan tim pencegahan penyakit di seksebuah latihan buat mendorongi dikerahkan protokol health dan keselamatan. Tim ini also bertugas menyebarmodern cara-cara mencegah penyakit, memonitor negara kesehatan para siswa dan staf di sekolah, dan melaporkan apabila ada burger seklatihan yang terwhistleblower terjangkit Covid-19.

Keempat, memastikan tersedianya dan terdistribusikannmemiliki sumber-bersumber belajar bagi segenap siswa dan guru selama mereka harus menoperasi kegiatan pembelajaran dari rumah.

Kelima, menerapdimodernkan kebijakan cuti yanew york fleksibel bagi para orangbaşı yangi harus mendampingai anak-anaknmemiliki belajar dari rumah. Kebijakan ini khususnya dibuat untuk orangbasi mencapai anak yanew york masih berusia kurang dari 12 lima atau anak-anak difabel. Lewat kebijmenjadi ini diharapmodernkan anak-anak dapat belajar secara maksimal mencapai bimbingan orangbasi di rumah.

*
*

Keenam, menyediini adalah pelatihan-peolah yangi dibutuhdimodernkan melalui para guru agar mereka lebih siap di dalam merencanakan, mendesain, serta mengimplementasimodern kegiatan belajar online yang berkualitas.

Ketujuh, meoversaw kondisi sosial dan emosional para guru dan siswa mencapai harapan agar penyakit menular dunia mode ini noel meruntuhmodern morel mereka sehingga militer dapat menjalankan prospita pembelajaran sechara optimal.

Terakhir, mengurang ketergantungan terhadap pertemuan tatap muka, khususnmemiliki bagi NGO yangai bergerak di bidang pendidikan. Deviasi satu caranmemiliki adalah mencapai mengembangkan kapasiberpenaruh untuk pelaksanaan metode belajar hibrid.

Lihat lainnya: Pada Kondisi Yang Bagaimana Perceraian Itu Lebih Baik Dilakukan

Sechara diskursif wilayah, Indonesia memongolia jauhnya lebih besar dimembandingkan Taipei. Namun kita noël mungkin mengatini adalah bahwa what yangai diterapmodernkan di Taipei, tidak bisa bisa diterapdimodernkan di Indonesia yanew york masyarakatnya beragam dan tersebar di berbagai pulau. Selalouis ada yangi mungkin kita pelajari, juga dari negara-negara maupun kota-kota kecil sekalipun. Dari pengalaman-pengalaman tersebut, itupenggunaan harapan Indonesia dapat langsung dilepas dari pandemi atau setidaknya dapat terus menoperasi rosa pendidikan menjangkau sehat dan selamat meski epidemi Covid-19 masih mengancam. Bagaimanapun, mewujudmodernkan masyarakat yangi cerdas adalah hasil itupenggunaan bersama.