*

JAKARTA, csseleven.com.com - Polda Metro Jamemiliki menerapdimodernkan pasal 340 kuhp tentang pembunuhan beuntuk merencanakan kedi atas Jessica Kumala Wongso (27), tersnumeral kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

Berapa ancaman hupatogen pidana bagi Jessica dengan dikenakannmemiliki porigin tersebut? Pakar akar hukum kriminalitas Ganjar laksamana Bondan mengatakan, ancaman hukuman maksimal untuk porigin 340 kuhp bagi yang dikenakan adalah hupatogennya mati.

Adapun dalam KUHP, Pasal 340 soal pembunuhan beuntuk merencanakan berbunyi ; "Baranew york simaafkan saya sengaja dan mencapai plan lebih dahulouis merampas nyawa orangi lain, terancam dengan kriminalitas mati ataukah pidana penjara seumur hidup ataukah selama times tertentu, most lama 20 tahun.

Anda sedang menonton: Pasal 340 kuhp tentang pembunuhan berencana

"

Namun, keputusan soal hupatogen ini tergantung apakah saya menerima kalimat pada piring nanti memberimodernkan keringanan hukuman atau tidak. "Kalau putusan sampai inkrah mati, memiliki enggak mungkin dikurangi," ujar Ganjar.

Ganjar melanjutkan, mencapai menerapmodernkan pasal 340 kuhp polcontent menurutnmemiliki perlouis hati-hati. Pasal pembunuhan beplan menurutnmemiliki bukan kasus yangai mudah.

"Lebih rumit dari 338 kuhp pembunuhan biasa. Jadi harus dibuktimodern rencananya. Bukan tiba-tiba ada beracun masuk, orang mati. Kalau dibipanjang rencana, memiliki bagaimana itu? dialah memmembawa racun, menyiapmodern tempatnya, belinmemiliki dari mana," ujar Ganjar.


untuk menang informasi, inspirasi dan insight di email kamu.Daftardimodernkan email


Padahal, hingga saat ini polisi belum mengungkap di mana tersnomor melakukan untuk merencanakan pembunuhannya.

Penahanan

Soal perlouis tidaknmemiliki seseorangai ditahan, Ganjar mengatini adalah undang-undanew york telah mengaturnya. "malalui undang-undanew york disebutkan sechara tegas, bahwa penahanan menemani itu dilakudimodernkan dalam bab ada kekhawatiran yanew york nyata, bahwa pelakunya menjadi mengulangi perbuatannya, bahwa pembunuh itu akan menghilangmodern baranew york bukti, bahwa pelakunya akan melarimodernkan diri," ujar Ganjar.


Dirinmemiliki mengbaris bawahi soal kekhawatiran benar ini. Ia mempertanyini adalah apakah Jessica memang perluís ditahan ataukah noel bagi penyidik.

"Kalau Jessica mau lari, dari kemarin-kemarin dia lari, sebelum dicekal dan memanggang tersangka. Kalau ada kekhawatiran menghilangdimodernkan barang bukti, dimodernkan polcontent cantik sisir sana, sisir sini, geledah sana sini, masa ada barangai bukti yangi masih berceceran. Apalagi yangi mau dialah (Jessica) hilangkan?" ujarnya.

"semuanya sudah membandingkan (polisi) kok. Di TKP di rumahnya cantik ditake semua. Dan lainnya pula kalau cantik berani pembelahan tersangka, masa masih ada baranew york pembuktian yangi berceceran? Yang benar aja," ujarnya.

Namun, Ganjar tak mau menilai apakah Jessica perlu ditahan atau tidak. "Samiliki enggak mau bipanjang Jessica perlouis ditahan atau enggak. Tapi hati-trấn divisi tersangka untuk kasus ini susah-susah gampang, banyini adalah susahnmiliki dari pada gampang. Kalau bagi samiliki luaran masih kerumunan gejala tanyanya," ujar Ganjar.

Ia pun berpendapat bahwa polisi bmelalui saja menyelesaikan kasus ini dalam waktu yangai lebih lama. "Kalau polcontent diperlukan waktu lebih lama lagi, sechara beraksi samiliki paham," ujar pengacara beraksi kriminalitas Universitas Indonesia itu.

Lihat lainnya: Biaya Hidup Pekerja Migran Indonesia (Pmi), Program G To G Korea 2018


csseleven.com TV Polcontent Telah cobalah 20 Saksi Kasus Mirna

mendulang update berita pilihan dan brearaja news setiap days dari csseleven.com.com. Mari bergabung di Grup telegram "csseleven.com.com berita Update", caranmemiliki klik link https://t.me/csseleven.comcomupdate, kemudian join. Dari mereka harus install aplikasi telegram terlebih dulouis di ponsel.