seperti banyaknmemiliki kematian terabaimodernkan tentangi Indonesia Timur, kehidupan etnis Tionghoa di timur Indonesia pun jarangi ditelusuri. Padahal, kehadiran dan interaksi etnis Tionghoa di kanton ini cantik berlangsung darimana zaman berdagang rempah-rempah. Sebuah penelitian dari negeri paman Sam bahkan menyebut etnis Tionghoa di Papua cenderunew york berasimilasi kurang sopan lebih baik dimembandingkan menjangkau quận lain di Indonesia.

Anda sedang menonton: Nama bayi laki laki bangsawan eropa

***

*
Oranew york Papua akrab mencapai istilah “perancis” yanew york merupakan akronim dari Peranakan Cina Serui. Mereka termasuk batin familic geram “Papua putih” atau “Papua rambut lurus”, generasi blasteran unik yangi mewarisi perpaduan ciri genetika ras mongoloid dan ras melanesia. Generasi perancis sendiri tak canggungai menyebut diri mereka “Ciko”, kependemodern dari “Cina Komin” ataukah Cina Papua. Keunikan para “perancis” ini tersejati noel didefinisikan hanya pada penampilan piritter mereka saja, tapi juga di atas akulturasi budaya Tionghoa menjangkau budaya lokal Papua – sebuah saga lain tentanew york hayatnya etnis Tionghoa yangi noël banyak terungkap.

Bermulai Dari Bumbu Dapur

utama Papua mulai muncul di atlas dunia sejak abad ketujuh. Para pedaganew york Sriwijamiliki sampai ke pulau ini melalui jkonfigurasi perdagangan rempah-rempah seperti pala dan lada. Booker tahunan Tiongkok menyebut raja Sriwijamemiliki yang bernama Mahaking Sri Indrawarman telah mengirimkan utusannmemiliki ke zar Tiongkok buat mempersembahkan bulu-bulouis burunew york dan seorangi gadis sengk’i seperti tanda tangan persahabatan. Sengk’i atau Jangge adalah sebutan untuk ras negrito di Nusantara saat itu. Sumber written di ~ zaman Dinasti Tang (618-906) sudah menyebut Miliku untuk pulau di kanton Maluku. Namun potensial rempah-rempah baru muncul batin bien zaman Dinasti ming (1368-1643). Batin ketentuan tsar Wan-Li (1573-1619), bien Tiongkok suku perangai antara Portugis dan Belmilik mereka yangi berusaha menyerobot pulau-pulau ini, dan diatas 1618 terdapat catatan yanew york menyarandimodernkan karena mendekati Sultan Tidore kemudian penguasa yang most berpengaruh di wilayah Papua.

bersumber tertulis di ~ terdukunew york mencapai ditemukannmemiliki jejak kapak neolitik mencapai teknik penggurdian yanew york hanya dikembangkan di Tiongkok (kebudayaan Yang Shao), tersebarnya perunggu dongson, manik-manik, gelang kaca, serta keramik di beberapa penjuru Papua yang disinyalir berumur hampir 2000 lima yangai lalu. Masa ini akhirnya dicatat para arkeolog such masa permulaan perdagangan rempah dunia.

Selain mencari rempah kemudian bumbu dapur dan obat-obatan, para pedagangi Tiongkok datangai setelah islands Maluku dan Papua buat menmendulang teripang, mutiara, kerang, kulit hutan masoi, cendana, gaharu dan lain-lain. Kemudian gantinya, mereka referral besi, perunggu, keramik, melimpah dan kain.

Duarte Barbosa, seoranew york pelaut Portugis mencatat bahwa pada five 1381 menyamai di Papua noel hanya meliputi hasil bumi, tapi tambahan budak. Orang-orangi Jawa mengirimkan 300 budak warna hitam seperti udada ke Tiongkok. Five berikutnmemiliki mereka mengirim lagi 100 diperbudak laki-laki dan feminin bersama dengan 75.000 peti peppers dan delapan mutiara berdalam jumlah besar besar.

halaman lain yangai menenim damiliki tarik Papua di abad 17 dan 18 adalah perdangangan bulu-buluís burung. Umumnmemiliki yangi most ingin adalah burungai kuningi alias cendrawasih dan burungai kasuari.

kaum bangsawan Eropa dan Amerika saat itu amat senangi memaksai topi yangai berhias bulouis burung-burung eksotis. Kecenderungan ini dilanggengkan oleh Putri Marie Antoinette yangi kerap menenim kecenderungan setter fesyen kaum elit saat itu. Tak hanya pakaian bangsawan, seragam tentara tentu saja itu pun menggunakan buluís burung such hiasan. Pada five 1904-1908 terdata 155.000 burunew york cendrawasih terjual pada lepanjang di London saja, belum tersirat perdagangan di ruang angkasa dan five yanew york lain. Tak heran, spesipita pengukur burung-burungi ini menenim mendesak langka sekarang.

*
Kampungai Ansus, sebuah desa di atas laut. Utama ini sempat menenim pusat lumbunew york padi sebelum dihancurkan Jepangai di atas lima 1942. Penduduk Ansus mengenal teknologi menanam padi di darat dan merangkai manik-manik dari para pedaganew york Tionghoa.

diatas 1828, Belmilik mereka secara official mengklaim Papua seperti wilayah Hindia Beldari mereka oleh perjanjian mencapai kesultanan Tidore. Namun menjelang di atas abad ke-18, pengaruh monopoli perdagangan rempah VOC menurun seirinew york kekalahan Beldari mereka oleh perancis di Eropa. Pedaganew york Tiongkok dan bugis mengambil kesempatan ini karena memperkuat pengaruhnya di utama kepala burung. Thomas Forrest, seorangi Inggris yangai tinggal di Dorei Bay (sekarangai Manokwari) mengatini adalah bahwa kesultananbisa Tidore dan Ternate memberikan benar spesialisasi bagi pedagangi Tiongkok ini untuk berlayar di stasiun air Papua. Mereka datang menjangkau kapal super kargo dari Batavia buat mengambil hasil bumi yangi become diperdagangkan di Singapura.

Sebuah catatan menarik lainnmemiliki ditulis melalui Albert Wallace di dalam buku hariannya yanew york bertanggal 8 Januari 1857. Wallace yang terkenal untuk menciptini adalah panas yanew york berbata spesies flora dan fauna Indonesia dalam utama geografis Asia dan Australasia, menulis what yangai dialaminmemiliki di Dobo, islands Aru, yangi lokasi di selatan Papua, “Samemiliki berani berkata bahwa di dalam komuniberpenaruh 500 penduduk yanew york membukukan di pulau Aru, adalah mereka yanew york mempunyai ‘reputasi most buruk’ dalam chapter moral: pedagang Tionghoa, Bugis, Seram, peranbecome peloncat Jawa-Papua. Populasi heterojenderal yang acuh, haus ddirection dan bermitologis pencuri ini anehnmemiliki kehidupan bersama mencapai damai tidak punya struktur pemerintahan. Tak ada polisi, tak ada pengadilan, tanpa pengacara; namun demikian mereka noël salinew york memotongi leher… mendesak luar biasa! Saya mepenampilan mereka amat santun. Samemiliki ~ bisa ~ berjalan-jalan di hutan tanpa senjata. Saya tidur di hütte daun kelwhat tidak punya kecemasan ini adalah ada pencuri dan pembunuh seperti yangi saya rasini adalah dibawah desakan polisi metropolitan… Para pedagangi ini, memahami bahwa suasana damai meminta untuk mendukunew york perdagangan… bandingkan mencapai ratusan keputusan parlemen yangi itupenggunaan -orangi Inggris- keluarkan setiap tahunnya karena prevalensi sekemiripan kita salinew york membunuh!”

Serui, Potret sebuah Kuali Peleburan

Keterberbelok saya terhadap kehidupan etnis Tionghoa di Indonesia Timur makin geram selagi saya menuntuk menang kesempatan menjejakkan kaki di Serui. Sebuah kota kecil yanew york berbohong di pulau Yapen, lokasi di sebelah phia băc kanton Papua Barat. Disinilah samiliki melihat Papua seperti sebuah meltingi pot besar, amat jauhnya seperti yanew york digambarmodern orang-orangai di Jawa dan Jakarta: Papua yanew york hitam keriting, Papua yang identik menjangkau koteka dan Papua yangi berkonotasi hayatnya liar tak terjamah.

*

Kenyataannya pulau Papua mendesak luas dan terlalu heterogen. Tercatat ada 255 kesukuan nguyên dengan bahasa yangi amat berbeda-beda. “Beda teluk saja, sudah sangat beda bahasa,” kata Ricky The yang menemani samiliki menysoju kanton Serui laut – hanya berjarak 2 km dari kota Serui. Angkasa kelahiran menkes Pertautan Fredy Numberi ini mempunyai bahasa yanew york sangat variasi dengan bahasa orang Serui. Kalian melewati sebuah pasar yangai ndak saja warna-warni mencapai berbagai macam barang plastik, pakaian menjangkau model terbaru, papan instan, sayur, buah dan ikan, tapi also beraneka ragam cat dan bentuk orang-orangnya. Kurang sopan dari kesan mendalam “hitam-keriting” dan terasing.

Suku-kesukuan pendatanew york yangi kini koloni di Papua, crowd berasal dari Buton, Bugis, Makasar, pulau Kei dan Jawa, memuntuk laju menyamai bermati cepat. Sebuah paradoks yangi memmembukanya Papua terhadap modernitas, sekaligus memicu tabrakan horisontal.

Sebuah penelitian yangi diterbitmodern East-west Center -sebuah lembaga study dan training yanew york bergawangnya mendukung kestabilan dan perdamaian di kawasan Asia Pasifik- mencatat bahwa gesekan antara penduduk asli Papua mencapai kaum pendatangi dimulailah saat gelombang mitoleran besar-beusul terenim di lima 1970. Papua memengharapkan siap makin serinew york kebocoran sejak zaman menyamai rempah. Namun invensi lokasi tambanew york di awal lima 1930-an dan kebijini adalah transmigrasi telah membuat Papua menmemanggang magnet bagi para pendatang yangi mengharap hayatnya baru. Sensus etnis duluan di Papua yanew york dilakudimodernkan di ~ tahun 2000 mencatat penduduk Papua terdiri dari 38% suku Jawa, 25% suku-kesukuan dari Sulawesi, dan 7% dari Ambon. 30% sisanmemiliki dicampur dari penduduk nguyên dan suku-suku minoriberpenaruh lainnya, tersirat kesukuan Tionghoa yang walaupun small jumlahnya, mempunyai pengaruh signifikan selama berabad-abad seperti middleman minority (minorikantong perantara) antara jaringan menyamai eksternal menjangkau penduduk asli. Poscontent ini masih bangun sampai saat ini, accordingly etnis Tionghoa di Papua umumnya menenim distributor dan mempunyai perbelanjaan dan kapal yang memmembawa barangi dari Jawa dan Makasar.

Di five 1980-an tokoh-tokoh adat Papua menaruh perhatian serius pada pendatanew york yanew york mereka juluki BBM (Buton-Bugis-Makasar). Suku-suku yangai berasal dari selatan Sulawesi ini di-stereotip-dimodernkan seperti pedagang menyinggung yanew york noël mau berpengaturan menjangkau budaya dium dan kerap menipu dalam berdagang. Mirip dengan stereotip yang dilabelmodern kediatas etnis Tionghoa di utama lain Indonesia.

Gesekan ini pun berujunew york di ~ kerusuhan dan pembakaran pasar. Panggilan saja peristiwa Abepura 1996, Entrop 1999-2000 dan Sentani di lima 2000. Di atas peristiwa di bulan Oktober 2000, dipicu malalui kemarahan penduduk nguyên kepada tentara, mereka melampiasdimodernkan kemarahan kediatas para pendatangai asal Sulawesi ini. Akibatnmemiliki 30 oranew york meninggal dan ratusan pendatang mengungsi dari Wamena. Menariknya, Papua noël pernah mempunyai historia kerusuhan anti-Tionghoa.

Fakta-kebenaran ini melompat-lompat di dalam benak samemiliki sepanjanew york perjalanan. Mengmaafkan saya terenim selisih pola menghubung antara etnis Tionghoa di Papua dengan etnis Tionghoa di utama lain dengan demikian telah menoreh rentetakan kerusuhan anti-Tionghoa.

“Wah samemiliki senourselves noël pernah berpikir sekurang sopan itu,” ungkap Ricky kapan saya mencoba quăng kebenaran itu. “sosial Papua dan etnis Tionghoa di sini siap kemudian saudara. Menyertainya sudah.”

*

Dari Satu tertanam Seribu

aku itu, dibawah panasnya mentari bulan September, Ricky membawa samemiliki menemui keluarga besar Toroa, sebuah familic generasi “perancis” tercrowd di kota Serui. Bermarga Tan, familial ini mencapai 500 KK mencapai anggotaenam yanew york tersebatang di Serui, Biak, Jayapura, Yobi, Soronew york dan raja Ampat. Cucu-cicit mereka tambahan kerumunan yang melanta di Jakarta, juga sampai setelah luar negeri. Selain Tan, marga lain yang terkerumunan di pulau adalah The, Oei, Soe, Yo, Sie, Goan, Thung, Chung, Cheng, Chi dan Bong.

Ricky adalah generasi ketiga “perancis” dari familic Toroa. Tubuhnmemiliki gusi dibalut kulit cokelat merata. Rambutnmemiliki ikal dan matanya sipit. Ia noel tampak Tionghoa, tapi juga noël such oranew york Papua. Ricky bermarga The, karena ikut marga ayahnmiliki The Tian Ho, pedagangai Tionghoa asal Sangir Talaud, yang tinggal di sebuah pulau kanton Ansus. The Tian Ho memenikah dengan feminin familic Toroa.

Setiap minggu, familial yang siap berlipat-gmilik mereka menjadi enam generasi ini berkumpul untuk mengadmenjadi melayani keluarga. Mereka segenap beragama believer Protestan. Chapter ini noël mengherandimodernkan karena faktor pengaruh sejarah misionaris christiaan yanew york mendominasi wilayah north pulau Papua, sementara misionaris katolik memusatkan kegiatannmemiliki di selatan Papua.

melayani familial dipimpin malalui Frans Tan, seoranew york pendeta yangai juga active di pemerintahan. Ia pernah menenim sekretaris wilayah quận Wamena, dan pejabat bupati sementara di Tolikara dan Biak. Frans also menmemanggang Kebaşı Perkumpulan familic terlalu tinggi Toroa. Awalnmemiliki perkumpulan ini dibuat supamemiliki mereka sanggup mendata silsilah keluarga buat preventif baku kawin middle cucu-cicit mereka. Belakangan, mereka dicari membuat pegang yangai lebih official mencapai AD/ART dan berpayungi hukum. “Supaya diakui,” kata Frans.

Menurut Frans, Toroa adalah nama yangi diberimodernkan kakek mereka untuk sebuah pulau di wilayah Ambai. Artinmiliki “di sini kita berdiri buat maju”. Di pulau inilah, Tan Kai Tjok, leluhur dari mereka semua, datanew york dari provinsi fujian di Tiongkok untuk search sasaran bumi. Ia datangi setia menjangkau keponakan laki-lakinya, Tan Siu Liu.

Kedatangan etnis Tionghoa di Papua memongolia dipicu melalui berdagang gawangnya bumi dan burungi kuning. Mereka datang seorangi diri ataukah di dalam kelompok-doan kecil. Ada tambahan yangi bolak-terbalik datang dan trete mencapai kapal-kapal laut. Agak berbeda mencapai di Batavia atau ~ utama tetangga Papua Nugini yangi dikuasai Inggris dan deutsche bagaimana sempat merasbecome gelombang masal mitoleran etnis Tionghoa sebagai peaction pabrik dan tambang.

Tak segenap pedagangai Tionghoa yang tetap di bumi cendrawasih beruntung. Kawanan juga yangai menenim tawanan penduduk asli, dibunuh, diterkam binatangai buas, ataukah meninggal karena malaria. Beragamnmemiliki suku asli di Papua dengan karakter yang berbeda-beda juga berpengaruh pada keberadaan etnis Tionghoa saat ini. “Banyaknmemiliki etnis Tionghoa di pulau Yapen dan pesisir Papua adalah karena suku-kesukuan yangi membukukan di pesisir cenderungai lebih terbuka pada orangi asing,” jelas Frans. Faktor alam Papua yangi terutang menantang tambahan memuntuk kehidupan pesisir jauhnya lebih bergairah daripada di pedalaman.

kapak ini memuntuk para pelanta Tionghoa yangi bermemutuskan dengan tegas temukan peruntungan di negara Papua harus does ekstra usaha. Mereka belajar bahasa dan adat setempat, referral teknologi baru, sampai memikat suku-kesukuan nguyên melalui perka¬winan. Tersirat Tan Kai Tjok.

setelah meminangi Moibin Mabonai, anak deviasi seorangi tebaşı adat Desa Manawi bermarga Mabonai yangai dingin berpengaruh, Kai Tjok memboyonew york Moibin nanti pulau Toroa yangi masih tak berpenghuni. Di pulau small berjarak tentang satu kilometer dari pantai itu, Kai Tjok ditanggapi belanja yanew york menjual macam-macam barang mencapai cara barter.

Selain memberi nama belakang Mandarin, ia juga memberry nama anak-anak mereka mencapai nama belakang marga istrinya. Misalnya, Tan Kui Hoa, salah satu anaknmemiliki yangi masih kehidupan sampai saat ini, punmemiliki namu ‘lokal’ Yemima Mabonai. Bab ini karena memuntuk keturunan mereka masih diakui dan luaran daratkan negara adat overhead nama belakang Mabonai, karena kesukuan Papua mengakui anak-anak wanita kemudian fasih waris. Belakangan, saat keturunan menjadi makin banyak, generasi ketiga memaksai nama belakang familic Tan Bonai, perpaduan antara marga Tan dan marga Mabonai.

Penggunaan nama marga ibu dilakukan oleh setiap orang anak-anak keturunan Tionghoa di Serui dan Biak. Misalnya keluarga Tgantung yang memakai nama Raweyai dan familic Cmenggantung yanew york memoxai marga Erari. Marga Papua lain yanew york dipaksai adalah Imbiri, Wairara, Abba, Sengkui, Ayorbaba, dan lain-lain. Biasanmemiliki generasi kedua dan ketiga masih mempunyai nama Mandarin selain namu lokal. Namun kini, cucu-cicit mereka siap memoxai namu lokal atau nama barat diimbuh marga ibu.

Tebasi social Ambai sampai saat ini masih mengmengingat sepak terjanew york Kai Tjok di pulau Toroa. Kapan samiliki menyebut nama nenek Moibin, mereka langsungai pikiran mencapai Kai Tjok. Mereka menyebutnmemiliki tete kepala kosong, buat penampilannmemiliki yang khas penduduk Tiongkok Dinasti Qing: botak menjangkau kuncir panjangai dan celana panjanew york bahan yangi diikat tali. Tete adalah panggilan masyarakat Papua bagi kakek.

Kai Tjok memilih tinggal di pulau buat lebih mudah baginmiliki karena berdaganew york di laut. Kapal terlalu tinggi noël bisa ~ memasukkan sampai usai darat. Social datanew york setelah pulau Toroa menjangkau sampan memmembawa berbagai macam hasil lautnya dan hutan: bulouis burung, bia (kerang), tripang, hutan masoi, damar, dan lain sebagainya. Di belanja itu Kai Tjok menukarnmemiliki dengan keramik, piring, dan guci dari Tiongkok, tambahan kain-kain, sembako dan pisau yangi datanew york mencapai kapal besar dari Singapura.

*

Kai Tjok juga mengajardimodernkan teknologi menanam padi, menumbuhmodernkan dan mengasinmodern kol, memkarena mie, memkarena garam, kecap, dan pengobatan secara tradisional Tiongkok kedi ~ istri dan sembilan anaknya. Ia ~ mengajarmodern kungfu pada anak laki-laki. Mereka setiap orang lives live independence dan berkecukupan mencapai mengusahbecome kebubapak keluarga sendiri. Segenap anak harus beaction menjangkau disiplin. Kai Tjok tambahan mengajarmodern merangkai kerangi menenim rompi di ~ penduduk Ambai. “Inilah masa sesuai kampung Ambai awal mengenal orang-orangai dan budaya asing,” kata Frans.

menangkal teknologi seperti menanam padi dan merangkai manik-manik juga terenim di Ansus. Sebelum Jepanew york saya suka wilayah ini, penduduk Ansus mempunyai dingin banyak lumbungi padi.

keluarga Toroa masih mewarisi beberwhat ajaran Kai Tjok. Seke melayani keluarga, samemiliki disuguhi piring bernama belakang Mie Ke. Rasanmemiliki memang kemudian mie, untuk terbuat dari gandum dan telur. Tapi penampakannmiliki noël kemiripan mencapai mie yanew york untuk kita kenal. Mie-nmemiliki lebih mirip dengan bagian otak-otak. “Adonan terigunmemiliki dicubit kecil-kecil. Memang caranmemiliki begitu. Mungkin untuk duluís tidak ada gilingan mie,” kata Linda Tanbonai yangi menjadi juru masak. Mie ini mencampur de¬ngan sayur dan kari ikan, lalu disantap mencapai sagu. Hampir setiap orang penduduk Serui dan Ambai untuk mengetahui resep makanan Mie Ke.

Uniknya, sehabis mbecome mie, seluruh familic meniksekarat makan pinanew york yanew york dikunyah bersama kapur dan buah sirih, memuntuk bibir dan gigi mereka merah oranye. Cara mereka mmenjadi tampan lahap dan terlihat mendesak menikmati. Ini adalah pemandangan umum yangi akan kita jumpai di seluruh daratan Papua. Para penduduk nguyên Papua mendesak menikdies mmenjadi pinangai sampai-sampai kawanan himbauan “dilarang air liur pinanew york di angkasa umum”.

*
Ilmu lain yangai masih diwarisi keluarga adalah ilmu mengobati menjangkau tulinguistik Mandarin. Engkong Kai Tjok memongolia kerap bertibukan such tabib bagi orang-orang kampunew york mencapai ‘ilmu’ yangai dimilikinya. Konon, hanya keturunan ‘berbakat’ yangai sanggup mewarisi bakat ini, implisit Ricky. Walaupun cantik beragama Kristen, keturunan Toroa percamemiliki “ilmu” ini terutang manjur untuk mengobati sakit demam, berdarah dan saat terseperti tulang ikan. Caranya, segelas air saya menyiapkan buat diminum, ‘mantra’ lalu disebutmodern sambil untuk menulis huruf Mandarin di atas air batin geselebar itu. Tak seoranew york pun keturunan Kai Tjok mungkin berbahasa dan memdibaca huruf Mandarin itu. Namun Ricky menjangkau piawai menuliskannmiliki sbawa pulang menyebut jumlah orang Ci Tiu En dupa Sen Si Go Bi Yu So Se Ai. “Tapi samiliki noël tahu artinmemiliki apa, yanew york pentinew york manjur!” Ia tergelak.

Para Perintis di Selatan

Di tepi pantainya sebuah teluk besar yang tenang, berderet bangunan toko berhadap-hadapan sepanjangi satu kilometer. Tersanggah mencapai tiang-tiangi beselang beratapdimodernkan seng, page belakang bangunan langsungai terhubungi dengan laut. Dari pantainya lampu jajaran kapal parkir di tepi tiap rumah. Menjelang sore, kawasan ini mendadak ramai, full dengan pedagangai asongan, penmenjual pakan dan pengunjungai yangai menghabismodern malam. Inilah “china town” kota Kaimana, berbohong di wilayah kota başı Kabupaten Kaimana, Papua.

*
Di secara spasial inilah, Anew york Kim Hie (78) melakukan dan menenim tua. Ia adalah deviasi satu dari generasi kedua etnis Tionghoa yanew york menetap di pesisir selatan Papua. Ayahnya datangi dari fu jian untuk temukan burungai cendrawasih, kulit buaya dan memuntuk perminyakan lawang. “Duluís ruang angkasa ini masih hutan, noel ada kota atau penduduknya. Ayah dan teman-temannya datanew york laluís membangun kota,” dokter nenek sulit limbah ini sambil menerawang. Kota dibangun buat menmemanggang sentra perdagangan atas sasaran hutan yangi dikumpulkan dari penduduk asli di pedalaman untuk dimembawa menjangkau kapal-kapal.

Di wilayah pesisir selatan Papua, para pedaganew york Tionghoa ini menjadi perintis yangi membuka terbuka jkonfigurasi komunikasi, berdagang dan peradaban. Drabbe, ilmuwan Inggris yang mengolonisasi di Mimika di atas 1935 dikumpulkan data dari kesukuan Kamoro oleh amoko-kwere, penterjemah dan penghubungi suku Kamoro terhadap dunia luar. Mereka mengatbecome bahwa para pedagang Tionghoa adalah orang asinew york pertama yangi mereka lihat, sepuluh five lebih mulai dari orang-orang Eropa. ~ setelah pemeringenggamnya Beltheir mengukuhmodern bureau aturan di Mimika, koneksi antara Belanda dan kesukuan Kamoro dilakumodernkan malalui menengahi Tionghoa.

Sebuah legenda juga dikisahdimodernkan melalui suku Kamoro. “di atas masa Nati Atana (periode waktu yangi dipoxai suku Kamoro sebelum 1920), Atokoaripiti dari Amarapia suatu aku televisi memancinew york di pantai. Ia memelihat sebuah kapal mendekat. Terkebenaran mereka adalah pedaganew york Tionghoa dari Kaimana. Orangai Tionghoa menemani itu berlabuh dan penyaringan berbagai macam barang, kemudian bahan merah, kapak, golok, pisau, temmangrove dan buah pinang. Mencapai bahasa isyarat orangi Tionghoa itu unjuk bahwa kami bisa ~ memiliki segenap barangi menemani itu bila kita mengumpulkan damar, hutan kuning, kulit masoi, dan sagu. Hampir setiap bulan orangi Tionghoa ini datanew york untuk dikumpulkan gawangnya hutan. Ia bahkan memkarena pondok. Dari saat itu, tiga burger suku dari pedalaman pindah dan tinggal di pantai, lalouis beranak-cucu menmemanggang orangi Amaparia sampai saat ini.” kesukuan Kamoro kemudian menyebut orang Tionghoa “tena-we” (berorigin dari kata tina, sina ataukah cina) dan menyebut kapal mereka “tena-ku”.

Drabbe tambahan mencatat bahwa diatas 1917, 16 etnis Tionghoa utusan Ongai Kie Hongi dari Kaimana trete usai Mimika karena mencari burungai cendrawasih, burungi kasuari, kulit buamemiliki dan damar. Kedagroep mereka memuntuk komunitas kesukuan pedalaman mulai berpcantik usai pantainya untuk mendapatkan akspita lebih menyudahi akan barang-barang asing. Kesukuan Kamoro amat termenyeret mencapai barang-baranew york besi terutama melimpah dan golok yanew york serinew york mereka asosiasimodernkan mencapai kejantanan dan kepahlawanan.

kegiatan barter dan menyamai yang makin berburik ini juga menguntungkan pemerinsimpan saja Beltheir yangi then form kantor memandu di Mimika dan Kaimana. Vink, administrator Belmilik mereka untuk Papua barat start mencatat menerima perpajakan di tahun 1924. Ia juga mencatat bahwa masyarakat Tionghoa datanew york dari teluk Aguni dan Kaimana untuk bemerencanakan seperti pengumpul damar. Mereka menerima uanew york peningkatan dari pengepul geram such Ongai Kie Hong. Secara administrasi menurut aturan Belanda, peng¬usaha Tionghoa harus membayardimodernkan perpajakan bagi pegawai mereka, yang diperhitungdimodernkan such hdebt si pegawai melalui bosnya. Pendatanew york baru yangai menjejakkan kaki di Mimika sechara otomatis berhutang perpajakan sekerumunan sepuluh sampai five bepengelasan guilder. Jumlah ini lumayan banyak, buat bila noël tampan be¬merencanakan keras, mereka become terjebak batin lilitan hutang. Makanan, beras dan sagu mereka beli dari toko-toko milik sekemiripannya Tionghoa. Kerumunan yanew york datanew york mencapai istri dan anak mereka dari Tiongkok. Perkawinan mencapai banci dium juga kerap terjadi.

*

“tengah samemiliki masih nguyên dari Tiongkok,” jelas Kim Hie seakan angklung mengwhat perawakannya terutang mongoloid. Ke ayahnmemiliki sukspita pengukur di Kaimana, ia pulang ke Tiongkok untuk menjemput istri. “Samemiliki kemudian terjejas dan besar di sini.” Kim Hie laluís keluar bahwa ibunmemiliki punya feet mendesak small buat masih terkena tradcontent lilit kaki yang awam termemanggang di atas masa Dinasti Qing. Oranew york sesecara spasial memanggilnmiliki “mama kaki kecil”.

Punmemiliki dua istri ataukah lebih, dicost logis di ~ masa itu. Para pedagang Tionghoa ini mungkin punya istri asli dari Tiongkok dan laluís memperistri feminin lokal. “Kawin dengan penduduk sesecara spasial disebut kawin hasil,” kata John Ang, generasi kedua yanew york ayahnmemiliki punmemiliki teknologi fotografi. Sbawa pulang memperlihatmodernkan foto-foto town Kaimana saat pertama diterjaga gawangnya jepretan ayahnya, ia menjelaskan bahwa malalui kawin hasil, para pendatanew york ini ini adalah lebih diakui oleh penduduk seangkasa dan ikut berdaratkan di dalam pembagian negara heritage keluarga.

mati gairah berdagang memuntuk town Kaimana dan pesisir Mimika ditanam menmemanggang sebuah komunitas yangai plural. Oleh pajak yangai diterima, Beldari mereka kemudian memterjaga sekolah-sekpraktek di wilayah Kokonao dan Migiwia. Dengan bantuan gereja katolik yang mendatangmodernkan guru-guru kesukuan Ambon dari pulau Kei, sekolah mencapai nafas misi penyebaran atempat pembakaran katholik menjamur di Atuka, Keakwa, Paripia dan Timuka. Keha¬diran seksebuah latihan then menjadi faktor terutama berpindahnmemiliki suku Kamoro dari pedalaman nanti pesisir, koknya awalnmiliki dipicu melalui barter barang de¬ngan orangi Tionghoa. Kesukuan Kamoro menikmati akspita mudah become barang-barangi asing terterutama melimpah dan golok seperti kompensasi atas tuntutan para guru yangi awal mensosialisasimodern agama katolik oleh sekolah. Suku-kesukuan nguyên lain dan pendatang kesukuan Nusantara pun tertarik dan mulailah berdatang¬an usai utama ini. Sensus Belmilik mereka lima 1920 mencatat ada lebih dari 30.000 orangi kehidupan di pesisir selatan kanton kepala burung, Fak-fak, Kaimana, sampai Mimika. Terourselves atas 42 orangi Eropa, 375 orangai Tionghoa, 91 orang Arab, 1448 oranew york macam-macam kesukuan Nusantara dan 28.056 penduduk asli.

politik Daganew york yangai Membedakan

toko kelontonew york Merpati di Serui selalu penuh sesak dikunjung pembeli. Selain lengkap, membeli ini also dingin besar. Yangi membuatnya unik adalah meja dupa small shine di pojok toko, satu-satunya meja dupa yangi sanggup samemiliki temukan di Serui. Familic Merpati -demikeian masyarakat Serui menamakan mereka- implisit sukses. Selain punmemiliki dua membeli besar, mereka tambahan memiliki hotel dan restoran. Segenap itu bermulailah dari jerih payah Chi Hoy Sam, perantau yang datanew york bersama isteri berkaki small dari Tiongkok.

Tak kawanan yangai mengingat kegiatan Hoy Sam kemudian kapiten Tionghoa. Goan Piabon Mai, deviasi seoranew york sesepuh Tionghoa di Serui mengatbecome bahwa Hoy Sam ditmenunjukkan melalui komuniberpenaruh Tionghoa untuk mengurus komunikantong Tionghoa dan perwakilan mereka di hadapan pemerintah Belanda. “Macam kapiten Tionghoa di Jawa… tfire kami yangai mengusulkan, Beldari mereka nurut saja,” katanya.

*

Piabon May tambahan noel merasmenjadi adanmemiliki selisih yang dibuat Belanda kedi ~ etnis Tionghoa maupun etnis nguyên Papua such di Jawa. “noël ada kawasan khusus yangi polemiknya kita mencapai penduduk lokal. Dulouis waktu zaman mencari damar justru kami tinggal di kampung-kampung.” Belanda tambahan tidak pernah menerapdimodernkan perpajakan mengkhususkan untuk bepergian atau perpajakannya konde. Di Batavia, darimana 1740 kebijbecome passenstelsel diterapmodern bagi etnis Tionghoa yangai he~ no berpergian usai luar distrik angkasa tinggalnya. VOC juga menerapdimodernkan wijkenstelsel yanew york mengharusmodern etnis Tionghoa membukukan di kawasan-kawasan mengkhususkan Tionghoa. Kebijbecome inilah yangai sering dituduh menciptmenjadi segregasi sosial-politik-ekonomi etnis Tionghoa mencapai kesukuan lainnya.

Beldari mereka tampaknmemiliki memang menerapdimodernkan asetnya politik dagangai yangai berbeda di negara Papua. Pada quenn jajahan lain, Beldari mereka menguasai social melalui kepala adat atau kaum bangsawan. Di Papua, Belmilik mereka memaksai guru sekpraktek dan pepergerakan preventer yang didatangdimodernkan dari pulau Kei dan manaado untuk mengontrol masyarakat lokal.

dari pertama kali Belanda mendapat kebenaran kesultanan Tidepan buat menjejakkan kaki di Papua, mereka berharap dapat digali bersumber kekayaan baru, such emas. Namun tak seoranew york pun penjelajah Belmilik mereka mampu memberidimodernkan laporan positif. Willem Jansz, tidak mampu menemukan keberadaan emas ketika diatas 1605, selama satu lima ia menyussuri pantai-pantainya Papua de¬ngan hasil nihil. Ekpedisi senin Belanda di ~ 1623 mengutus Jan Carstensz yanew york juga kecewa terhadap negara dan penduduk asli Papua. Bukannmiliki mengeksplorasi ‘harta karun’ yangai mereka cari, ia malah berbertemu mencapai sedoan suku pembecome manusia.

VOC yanew york tak punmiliki minat kesamaan sekian untuk membangun tanah ini kemudian memkarena kesepakatan mencapai Tidore sepanjanew york abad 17 dan 18 bahwa utama Papua tetap menenim bentengi Beldari mereka untuk prevalensi pengaruh Spanyol dan Inggris makin besar di timur Nusantara. Selain buat kebijakan sentral kolonial Belmilik mereka mengharusmodern biaya seinferioritas bisa bagi penjelajahan Papua, para pejabat kolonial adopsi Papua kemudian wilayah yanew york noël mungkin diakses. Dikendalikan minim dilakukan di bebermaafkan saya utama pantainya hanya buat mengawasi penentang dagangi dari negara Eropa lain. Tak kemudian kanton lain accordingly Beltheir bertujuan mengeruk secrowd bisa gawangnya intisari berkat politik devide et impera-nya, kehadiran orang Belmilik mereka di Papua cenderungi bisa ~ diterima baik melalui suku nguyên maupun kesukuan pendatangi lainnmemiliki dan noel dianggap mengancam.

Usaha Belmilik mereka untuk membuka terbuka potensi inlandse Papua terus-menerus untuk melepaskan karena wabah diseases dan sulitnmemiliki berkomunikasi mencapai suku-kesukuan asli. Baru di lima 1930, ekspedisi Belanda baru bersasaran menembus lembah Baliem. Namun sampai 1950, utama inlandse dengan tegas belum kawanan terjamah. Cerita otoritasnya Belmilik mereka di ~ 1951 kelewat masih mencatat Papua seperti “negara tandus, yangai potensi pembangunannmemiliki termemaksa oleh iklim noël sehat, area-area buntu, dan kurangnya tenaga kerja”.

perbedaan menjangkau Belanda, para perintis Tionghoa di Papua melabuhmodernkan dicintai dan dunianmemiliki di atas tanah yangai tersejati kini mendesak menjanjikan. Mereka hidup dan beranak-cicit, menciptbecome generasi baru yangai menyentuh perpaduan sosial dan budaya.

Lihat lainnya: Nama Alat Musik Yang Di Petik, Alat Musik Tradisional Sasando

artikel ini ditulis melalui Lisa Suroso yang diterbitmodernkan di blog pribadinya, dipublisikasi upanjang melalui Pace Bro dan diterbitkan kembali situs ini.